-->

Alasan Saya Berhenti Ngeblog dan Melupakan Blogger

Setelah sekian lama tidak menulis lagi dibeberapa blog yang saya miliki rasanya ingin membuat tulisan ini untuk dijadikan sebagai sharing curhatan bahwasanya saya berhenti ngeblog dan melupakan blogger itu tahun kemaren. 😊

Blogging suatu kegiatan yang dilakukan blogger setiap hari namun tidak dapat menghasilakn uang, itu adalah blogger pemalas yang hanya memikirkan duit tanpa mempedulikan konten yang telah dibuatnya.

Untuk blogger yang sudah mahir pasti akan setuju dengan pernyataan saya diatas termasuk anda yang sedang membacanya.

Pekerjaan blogger itu bila dibandingkan dengan perkerjaan yang lainya memang terasa sangat berat. Apalagi harus dapat menghasilakan uang dari blog yang dikelolanya tersebut. 

Membangun blog itu tidak semudah yang kalian bayangkan.

Ya, karna memang kenyataanya seperti itu. di dunia blogger kita membutuhkan banyak tenaga yang ekstra super double power.

Kita harus rela menghabiskan harian, bulanan, hingga tahunan untuk merawat 1 blog saja agar teroptimasi dengan baik dan benar sehingga dapat menghasilkan uang.


Alasan Saya Berhenti Menjadi Blogger 

Saya Berhenti Ngeblog dan Melupakan Blogger
Saya Berhenti Ngeblog 

Berikut ini alasan saya mengapa berhenti ngeblog di tahun 2019 - 2020 dalam kurang waktu 14 bulan telah meninggalkanya. 

1. Bosan Dengan Pekerjaan Yang Begitu - Begitu Saja 

Alasan Saya Berhenti Ngeblog dan Melupakan Blogger

Sejak 2016 sampai pertengahan 2019 jika di presentasikan dalam jumlah persen itu 87% saya tidak pernah tidur malam dikarenakan membuat konten postingan. 

Mulai dair jam 18:00 buka laptop sampai jam 03:00 masih membuat konten. Selebihnya dihabiskan untuk nonton youtube sampai subuh. kegitan tersebut saya ulangi setiap hari tanpa memikirkan yang lainya. 

Bahkan saat sibuk-sibuknya skripsipun saya masih aktif mengelola blog dan membuat konten-konten untuk dibagikan di berbagai blog yang saya miliki.

Menghasilakn uang sih iya. Cuman rasanya udah bosan aja dengan kegiatan yang seperti itu dikarenakan melihat teman-teman diluar sana kelihatan asyik bisa berangkat kerja dari rumah dan bertemu dengan teman yang lainya di kantor. 

2. Menemukan Pekerjaan Lain

Pada akirnya Saya udah yakin untuk meninggalkan blog dan mencari pekerjaan lainya yang lebih aktif daripada di depan laptop dan tidak di atas ranjang.

Awal bekerja sih kelihatan asyik, karena memeng banyak berintraksi dengan orang baru dan memiliki pengalaman baru. 

Selang beberapa waktu ngak sampek satu tahun udah ngerasa bosan yang sebosan-bosanya hingga pada akhirnya saya meninggalkan pekerjaan tersebut dan mencari perkerjaan lainya. 

dibidang pekerjaan lainya juga demikian. Aku ngerasa jika semua waktu yang dihabiskan berkerja itu di buatkan blog seharusnya dapat menghasilan uang yang lebih daripada harus bekerja di lembaga tersebut. 

hingga pada akhirnya di saat perasaan mulai tidak nyaman seperti itu, eh ternyata perusaahan tempat saya bekerja ada masalah sesama atasanya. 

Ya sudah saya positif pergi meninggalkan pekerjaan tersebut dan tidak mau menunggu masalah perusahaan yang bekukan. 

3. Kembali Ke Blogger dan Juga Bekerja 

Disini saya mendapatkan kesimpulan bahwasanya blogger sudah menjiwa dan tidak bisa saya tinggalkan.

Walau demikian untuk mendukung saya tetap semangat mengelola blog, saya akan ambil jalan keduanya.

Yah bekerja untuk blog, dan juga bekerja untuk orang lain seperti bergabung dengan perusahaan lainya dan juga berkerja lainya. 

Biar hidup lebih berwarna saja. simpel sih 😊

Anda mungkin menyukai postingan ini

1 komentar

  1. Giofanny Sabekti
    Sangat menarik gan pengalaman hidup agan bersama blogger dan berani mengambil resiko.